Mengukir Prestasi Nasional: Mahasiswa Hukum Tata Negara (Siyasah) Raih Medali di LETIN 7 dan FIM 2

Loading

Mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara (Siyasah), Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Sultan Syarif Kasim Riau kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang nasional yang diselenggarakan oleh Nusantara Muda melalui Lomba Essay Tingkat Nasional (LETIN 7) dan Forum Indonesia Muda (FIM 2).

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 14–15 Februari 2026 di Universitas Janabadra, Yogyakarta, dan diikuti oleh delegasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Ajang ini menjadi wadah kompetisi ilmiah sekaligus ruang aktualisasi gagasan mahasiswa dalam merespons isu-isu strategis di bidang budaya, kesehatan, pendidikan, dan pengembangan kepemudaan.

Dalam ajang LETIN 7, tim mahasiswa HTN yang terdiri dari Irfan Ramadhani dan Muhammad Febriansyah berhasil meraih Silver Medal pada bidang Budaya dan Bronze Medal pada bidang Kesehatan. Capaian tersebut diraih setelah melalui tahapan seleksi administrasi, penilaian substansi karya tulis ilmiah, serta presentasi langsung di hadapan dewan juri nasional yang berasal dari berbagai latar belakang akademik dan praktisi.

Keberhasilan ini menunjukkan kemampuan mahasiswa HTN dalam menyusun gagasan berbasis riset, analisis normatif, serta pendekatan solutif yang relevan dengan dinamika masyarakat dan kebutuhan pembangunan nasional.

Sementara itu, dalam ajang FIM 2 (Forum Indonesia Muda), mahasiswa HTN lainnya, Mhd Rival Juanda, juga berhasil menorehkan prestasi dengan meraih Bronze Medal. Keikutsertaannya dalam forum tersebut menegaskan bahwa mahasiswa HTN mampu bersaing secara intelektual dalam forum diskusi dan kompetisi yang mempertemukan generasi muda dari berbagai daerah di Indonesia.

Partisipasi aktif ketiga mahasiswa ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga turut berkontribusi dalam mengantarkan UIN Sultan Syarif Kasim Riau meraih Juara Umum LETIN 7. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa delegasi UIN Suska Riau memiliki kualitas akademik yang diakui di tingkat nasional.

Selama pelaksanaan kegiatan, suasana kompetisi berlangsung dinamis, kompetitif, dan inspiratif. Para peserta tidak hanya berkompetisi untuk meraih penghargaan, tetapi juga saling bertukar gagasan, memperluas jejaring akademik lintas daerah, serta membangun kolaborasi intelektual yang konstruktif. Atmosfer ilmiah yang terbangun di lingkungan Universitas Janabadra menjadi pengalaman berharga bagi seluruh delegasi.

Dalam keterangannya, Irfan dan Febri menyampaikan bahwa pengalaman mengikuti kompetisi nasional di Yogyakarta menjadi momentum penting dalam mengasah kemampuan berpikir kritis dan memperkuat mentalitas akademik sebagai mahasiswa hukum.

“Kompetisi ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Selain menguji kemampuan akademik, kami juga belajar tentang mentalitas kompetisi, komunikasi ilmiah, serta pentingnya kolaborasi dalam menghasilkan gagasan yang berdampak. Kami bangga dapat menjadi bagian dari kontribusi yang mengantarkan UIN Suska Riau meraih Juara Umum,” ujar Irfan dan Febri.

Senada dengan itu, Mhd Rival Juanda menyampaikan bahwa partisipasinya dalam FIM 2 menjadi ruang pembelajaran yang memperluas wawasan dan memperkuat kepercayaan diri sebagai mahasiswa Hukum Tata Negara.

“Forum ini membuka perspektif baru bagi saya. Kami belajar menghargai perbedaan gagasan, berdiskusi secara argumentatif, serta membangun jejaring dengan mahasiswa dari berbagai daerah. Atmosfernya kompetitif, namun tetap membangun dan penuh semangat kolaborasi,” ungkap Rival.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Hukum Tata Negara (Siyasah) tidak hanya unggul dalam pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga aktif mengaktualisasikan ilmu dalam forum nasional. Keberhasilan tersebut sekaligus mempertegas komitmen Program Studi Hukum Tata Negara (Siyasah) dalam mendorong mahasiswa untuk berprestasi, berpikir kritis, serta berkontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

Diharapkan capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa HTN untuk terus mengembangkan kapasitas akademik, berani tampil di panggung nasional, serta menjaga marwah dan reputasi Program Studi sebagai salah satu prodi yang aktif, kompetitif, dan berdaya saing di tingkat nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *